Lifestyle

6 Cara Ampuh Menyelamatkan Uang Saku

“Duh, baru awal bulan, masa uang saku di dompet udah tipis begini” Yap, kalimat keluhan tersebut sadar nggak sadar sering banget kita ucapkan belakangan ini.

Saat jam pelajaran, memang kebanyakan dari kita nggak terlalu menghabiskan uang saku. Tetapi, saat jam pulang tiba, nongkrong bareng teman-teman selalu jadi ritual wajib. Dan di situlah dompet kita cepat terkuras habis, entah buat jajan ini itu, atau sekedar traktir teman.

Nggak heran sih, kalau kebanyakan dari kita yang dikasih ortu uang saku bulanan berpikirkan “Gimana sih gue bisa nabung?”.

Well, jangan khawatir. Pensi.id punya tipsnya nih biar hemat uang jajan selama sebulan, ya minimal buat lewat tanggal 20 saja. Pantengin yuk!

1. Pepet Si Dompet Tebal

Ini klasik sih, tapi bisa jadi senjata andalan kalau masih mau diet kantong lo berjalan lancar. Pepet aja teman lo pas lagi istirahat di kantin. “Iya salah satunya sih minta traktiran temen. Apalagi kalau yang dompetnya lagi tebel,” ujar Destra, anak Man 2 Bengkulu. Bukan maksudnya buat mengemis, tapi daripada duit jajan lo berkurang dan lo nggak bisa nabung, ya mau nggak mau pasang muka-muka melas dikit lah hehe.

2. Bawa Bekal

Salah satu cara buat menghemat uang jajan adalah membawa bekal. Meski banyak yang bilang ini adalah kerjaan anak mami, tapi seenggaknya uang jajan lo nggak terpakai sama sekali. “Saya setiap hari bawa bekal. Nggak malu sih yang penting duit aman sampai pulang lagi,” ujar Fikri anak SMAN 5 Bengkulu yang juga disisipkan uang jajan Rp 10 ribu sehari. Biar terbiasa, usahakan bekalnya bervariasi setiap hari.

3. Cari Tebengan Pulang

Ongkos buat transport terkadang memberatkan anak-anak jaman sekarang. Bukan kenapa-kenapa, seiring dengan naiknya harga bbm, otomatis jatah uang jajan mereka berkurang untuk menyeimbangkan perekonomian keluarga. Di sisi lain, keperluan mereka untuk makan nggak bisa dihindari. Nah, buat mengakalinya ya cari tebengan pulang. “Yang penting yang ditebengin pulang ikhlas ya lanjut aja,” jelas Ajis, anak SMAN 5 Bengkulu. Dengan kata lain, lo sudah membantu perekonomian kantong lo sendiri meski harus nahan malu.

4. Pintar Memilih Nominal

Dalam kasus ini, lo memang dibekali uang jajan yang cukup berlebih. Tapi nggak berarti uang lebih harus dihambur-hamburkan. Contoh deh apa yang selalu dilakukan oleh Mukti. “Lebih baik pilih nilai uang yang lebih kecil kalau lo punya duit Rp 12 ribu,” ucap siswa SMAN 5 Bengkulu yang berbadan tambun ini. Trik ini kata Mukti cukup berhasil lantaran ia bisa mengontrol pengeluarannya perhari, meski dia dikasih uang jajannya perminggu. Jenius!

5. Anti Jajan Bukan Berarti Anti Sosial

Biasanya, orang yang nggak mau diajak ke kantin selalu dianggap anti sosial atau anti gaul. Tapi kalau diselidiki lebih mendalam, itu bisa jadi trik tersendiri buat menghemat. Bukan berniat buat ibu kantin melarat, tapi kita harus jaga juga isi kantong diri sendiri. “Kalau bukan lo, siapa lagi yang bakal peduli sama dompet lo?” tanya Deka, anak SMA Plus Negeri 7 Bengkulu. Kantin itu nggak jahat kok, tapi semua hal yang berlebihan itu nggak baik. Termasuk jajan yang boros!.

6. Selektif Dalam Menggunakan Uang Saku

Layaknya memilih pacar, menggunakan uang jajan juga harus selektif. Apalagi kalau kondisi kantong nyaris kering di akhir bulan. Nah buat mengakalinya, buat deh daftar belanjaan ala ibu-ibu. Tujuannya sih ya biar tahu mana kebutuhan premier lo di sekolah seperti makan dan minum dan kebutuhan sekunder yang nggak penting-penting amat. “Kalau perlu dicatat dalam buku diary biar tahu dan nggak boros lagi,” jelas Abi dari SMA Plus Negeri 7 Bengkulu. List everything you really need!

Comments

comments