Inspirasi

Tyovan Memilih Mendirikan Bahaso.com Meski Sempat Diincar Beberapa Perusahaan Besar

Tyovan Ari Widagdo merupakan anak muda asal Wonosobo, Jawa Timur yang sukses menjadi seorang entrepreneur di usianya yang sangat muda. ia mengawali karirnya dengan mendirikan sebuah perusahaan layanan jasa pembuatan website yang diberi nama Vemobo saat duduk di bangku SMA.

Banyak klien yang puas dengan jasa dan layanannya, termasuk pemerintah daerah Wonosobo. Sampai pada akhirnya Vemobo beralih menjadi layanan IT Consultant untuk memperluas bisnisnya, sehingga tidak hanya sebatas jasa pembuatan website saja, melainkan segala macam hal yang berhubungan dengan teknologi informasi.

Pendekatanya yang baik terhadap pemerintah daerah ternyata sampai ke Istana Negara yang saat itu di jabat oleh mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Alumni Binus University ini mendapatkan kepercayaan untuk membuat aplikasi yang khusus digunakan oleh Presiden Indonesia Ke-6 tersebut.

Melihat jejak karirnya, awal tahun 2015 lalu perusahaan penerbangan AirAsia sempat menawarkan posisi CEO kepada Tyovan untuk salah satu lini bisnis ecommerce nya. Cukup mengejutkan memang. Apabila Tyovan mengambil penawaran tersebut, dia akan menjadi CEO termuda di AirAsia. Namun penawaran tersebut justru ditolaknya.

“Jika saya ambil posisi itu maka saya harus pindah ke Kuala Lumpur untuk membawahi bisnis ecommerce AirAsia se-Asia Pacific, namun tawaran itu saya tolak, kemudian banyak orang-orang yang berkata bahwa saya hilang kesadaran karena menolaknya,” aku Tyovan.

Tyovan menolaknya bukan tanpa alasan. Ia lebih memilih untuk mewujudkan mimpinya mengembangkan sebuah produk dan inovasi yang nantinya bisa dirasakan manfaatnya oleh banyak orang. Inovasi tersebut adalah sebuah platform sosial media untuk para pembelajar bahasa asing yang diberi nama Bahaso.com.

“Ya saya memilih mengembangkan perusahaan sendiri dan mulai untuk menciptakan Bahaso.com, memang kami berangkat dari nol, tetapi kami yakin dengan potensi dari Bahaso.com kedepannya, ini merupakan mimpi saya untuk bisa membawa produk asli Indonesia yang bisa dipakai secara luas di seluruh dunia,” ungkap salah satu mantan Country Manager Dolphin Browser termuda didunia ini.

Melalui platform Bahaso.com Tyovan ingin membantu banyak orang terutama masyarakat Indonesia untuk bisa menguasai bahasa asing, seperti Jepang, Arab, Mandarin, Spanyol, Jerman dan yang lainnya dengan cara yang mudah, efektif, murah dan menyenangkan. Namun saat ini Bahaso.com masih fokus untuk pembelajaran bahasa Inggris. Kedepan Bahaso.com juga akan menyediakan pembelajaran bahasa-bahasa daerah asli Indonesia.

Meskipun saat ini Bahaso.com sedang dalam tahap pengembangan, Tyovan menargetkan kedepan Bahaso.com tidak hanya berhenti di Indonesia saja, tetapi ia berencana untuk melakukan ekspansi ke beberapa negara, seperti Amerika Latin, Eropa Timur dan juga negara-negara di ASEAN.

“Kebutuhan akan belajar bahasa asing di negara lain pun cukup tinggi, hal ini karena sekarang semakin banyak orang melakukan traveling dan melakukan perjalanan bisnis antar negara, market size internasional akan kebutuhan belajar bahasa asing itu sangat besar, total pada tahun 2012 saja adalah 700 triliun rupiah dengan pemain yang masih sedikit, untuk itu kami optimistis bisa mengambil peluang tersebut,” ungkap Tyovan yang juga pernah disebut sebagai Anak Ajaib dari Asia oleh salah satu majalah Jerman.

Tentu dengan peluang yang sangat besar tersebut tak mengherankan jika salah satu Top World 100 Young Innovator oleh YouNoodle ini berani menolak jabatan CEO AirAsia dan mulai fokus mengembangkan perusahaanya yang diberi nama Bahaso.com dengan dukungan beberapa high profile dari Silicon Valley, sebuah daerah di selatan San Francisco Bay Area, California Amerika Serikat yang memiliki banyak perusahaan komputer dan semikonduktor, seperti Adobe Systems, Apple Computer, Cisco Systems, eBay, Google, Hewlett-Packard, Intel, dan juga Yahoo!.

Comments

comments