Menjalin hubungan di masa remaja memang penuh warna. Tapi penting untuk tahu apakah hubungan itu sehat atau justru membuatmu tertekan. Berikut ini adalah 10 tanda pasangan yang toxic, lengkap dengan cara keluar dari situasinya, agar kamu bisa menjaga dirimu tetap aman dan bahagia.
1. Selalu Ingin Mengontrol
Pasangan toxic sering ingin tahu semua hal tentangmu, dari isi chat sampai kegiatanmu tiap hari. Mereka seolah merasa berhak mengatur hidupmu. Kalau kamu merasa dikontrol terus, mulailah berani bilang tidak dan tegaskan batasan yang kamu butuhkan. Jangan ragu mengambil jarak bila dia tetap memaksa.
2. Bikin Kamu Merasa Bersalah Terus
Kamu selalu disalahkan atas masalah yang terjadi, bahkan kalau itu jelas bukan salahmu. Rasa bersalah ini sengaja dibuat supaya kamu terus meminta maaf. Kalau kamu mulai merasa seperti ini, penting untuk mengenali bahwa itu manipulasi dan mulai berbicara pada orang yang kamu percaya untuk mendapat perspektif yang lebih objektif.
3. Cemburu Berlebihan
Cemburu yang sehat masih bisa ditoleransi, tapi kalau kamu sampai dilarang berteman atau terus dicurigai, itu sudah berlebihan. Pasangan yang sehat akan percaya padamu. Jika pasanganmu tak bisa mengendalikan rasa cemburunya, kamu harus menjaga ruang pribadi dan tidak membiarkan dia mengatur pergaulanmu.
4. Meremehkan Kamu
Kalau pasanganmu sering mengejek penampilanmu, menganggap remeh cita-citamu, atau meledek hal yang kamu suka, itu bukan candaan. Itu merendahkan. Kamu layak bersama seseorang yang mendukung, bukan menjatuhkan. Saat ini terjadi, segera ambil jarak dan jangan takut mempertahankan harga dirimu.
5. Mood-nya Nggak Stabil
Dia bisa sangat manis hari ini lalu tiba-tiba marah besar keesokan harinya tanpa alasan jelas. Perubahan emosi ekstrem ini bikin kamu bingung dan kelelahan. Kamu nggak bertanggung jawab atas suasana hatinya. Fokuslah pada emosimu sendiri dan jangan merasa harus selalu jadi penenang.
6. Suka Memanipulasi
Pasangan toxic bisa memutarbalikkan fakta sampai kamu mulai ragu pada dirimu sendiri atau disebut gaslighting. Kamu merasa semua yang kamu lakukan salah padahal tidak. Kalau kamu mengalami ini, percaya pada nalurimu dan catat hal-hal yang membuat kamu tidak nyaman sebagai bukti untuk diri sendiri.
7. Mengisolasi dari Teman dan Keluarga
Kalau pasanganmu membuatmu menjauh dari sahabat atau keluarga, itu pertanda bahaya. Dia ingin kamu hanya bergantung padanya. Jangan biarkan ini terjadi. Tetap jaga hubungan dengan orang-orang terdekat dan minta bantuan mereka untuk mendukung kamu keluar dari situasi ini.
8. Suka Mengancam
Ucapan seperti “kalau kamu ninggalin aku, aku bakal nyakitin diri” adalah bentuk manipulasi emosional yang serius. Kamu tidak bertanggung jawab atas tindakan ekstrem orang lain. Segera ceritakan ini ke orang dewasa yang bisa membantu dan jangan biarkan rasa takut membuat kamu tetap bertahan.
9. Tidak Menghargai Batasan
Jika kamu sudah bilang “tidak nyaman” dan dia tetap memaksa, itu tandanya dia tidak menghormati kamu. Hubungan yang sehat butuh saling menghargai. Kamu berhak mengatakan tidak tanpa harus merasa bersalah dan berhak meninggalkan orang yang tak peduli pada perasaanmu.
10. Bikin Kamu Kehilangan Diri Sendiri
Kalau kamu mulai merasa kehilangan semangat, lupa sama hal-hal yang kamu suka, atau merasa hidupmu berubah demi menyenangkan dia, itu tanda kamu sedang kehilangan jati diri. Ingat kembali siapa dirimu sebelum hubungan ini dan mulai lakukan hal-hal yang bikin kamu bahagia lagi.
Kalau kamu merasa berada dalam hubungan yang toxic, jangan takut untuk keluar. Kamu berhak punya hubungan yang sehat, aman, dan membahagiakan. Memilih dirimu sendiri bukan berarti egois, itu justru langkah paling penting untuk masa depanmu. Jangan ragu minta bantuan dan ingat, kamu pantas dicintai dengan baik.

