Mengajukan kerja sama media partner bukan hanya soal kirim email dan berharap diliput. Bagi brand, komunitas, atau penyelenggara event, proses ini membutuhkan persiapan matang agar peluang diterima lebih besar dan kerja sama berjalan maksimal. Media partner bukan sekadar “tempelan logo”, melainkan bagian penting dari strategi promosi dan komunikasi publik yang efektif. Lalu, apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum mengajukan kerja sama ini?
1. Proposal Kerja Sama yang Jelas dan Ringkas
Buat proposal yang menjelaskan acara atau proyek kamu secara padat dan menarik. Sertakan informasi penting seperti nama acara, tanggal pelaksanaan, target audiens, konsep kegiatan, serta bentuk dukungan yang kamu harapkan dari media partner. Jangan lupa tuliskan juga apa yang akan mereka dapatkan sebagai timbal baliknya mulai dari eksposur logo, shout out di media sosial, hingga booth gratis jika ada.
2. Profil Singkat Penyelenggara
Media partner ingin tahu siapa yang akan mereka dukung. Tambahkan profil singkat tentang organisasi, komunitas, atau brand kamu. Kalau punya rekam jejak acara sebelumnya atau portofolio kolaborasi, lampirkan juga. Ini bisa jadi nilai plus.
3. Daftar Benefit untuk Media Partner
Jelaskan dengan konkret apa keuntungan yang akan didapatkan media partner. Misalnya:
- Logo dimuat di seluruh materi promosi
- Free pass atau undangan khusus ke acara
- Mention rutin di media sosial
- Kesempatan liputan eksklusif
Semakin jelas dan realistis manfaatnya, semakin besar kemungkinan kerja sama disetujui.
4. Channel Promosi yang Akan Digunakan
Tunjukkan bahwa kamu juga akan aktif mempromosikan acara di berbagai saluran. Misalnya: Instagram, TikTok, media cetak kampus, hingga komunitas internal. Ini menunjukkan bahwa kamu serius dalam hal distribusi informasi.
5. Timeline dan Deadline
Sertakan waktu-waktu penting seperti kapan media partner harus mengirimkan logo, kapan konten akan tayang, atau kapan acara berlangsung. Ini penting agar kedua belah pihak bisa menyusun jadwal dengan baik.
6. Kontak yang Responsif dan Profesional
Pastikan kontak yang kamu cantumkan mudah dihubungi dan sigap membalas pesan. Baik lewat email, WhatsApp, atau media sosial, tunjukkan bahwa kamu profesional dan serius ingin bekerja sama.
7. Gaya Komunikasi yang Sesuai dengan Media Tujuan
Sebelum mengajukan, pelajari dulu gaya media partner yang ingin kamu ajak. Apakah mereka media kreatif, formal, atau kasual? Ini akan membantumu menyesuaikan gaya bahasa dalam proposal atau saat berkomunikasi langsung.
Intinya, kerja sama media partner bukan hanya tentang minta diliput, tapi soal membangun hubungan yang saling menguntungkan. Dengan persiapan yang tepat, kamu bukan cuma membuka peluang diterima, tapi juga menunjukkan bahwa proyek atau acara kamu layak untuk disebarluaskan.

