Kolaborasi Musisi Dunia Warnai Pengalaman Berkesan di Gedebage Jazz Festival International 2026

Share This Post

Ribuan penikmat musik memadati kawasan Sawarga Courtyard, Atrium Ciunik, dan Downtown Walk di Summarecon Mall Bandung selama empat hari penyelenggaraan Gedebage Jazz Festival International 2026 pada 25–28 Juni 2026. Sejak siang hingga malam, kawasan festival dipenuhi alunan jazz, interaksi komunitas, hingga kolaborasi musisi dari berbagai negara yang menciptakan pengalaman musik lintas budaya bagi para pengunjung.

Mengusung tema “Jazz, People and Harmony”, festival ini menghadirkan perjalanan musikal yang memadukan jazz klasik, jazz fusion, hingga crossover. Penampilan Indra Lesmana & Sydney Reunion, Syaharani bersama Bandung Jazz Orchestra, Barry Likumahuwa and The Rhythm Service, Krakatau Reunion, Dewa 19 featuring Virzha, hingga Maliq & D’Essentials sukses menjaga antusiasme ribuan penonton sepanjang penyelenggaraan festival.

Karakter internasional festival semakin terasa melalui sederet kolaborasi lintas negara. Andrea Cui dari Singapura tampil bersama Julian Chan asal Malaysia dan KLCBS Project, sementara Takahiro Miyazaki berkolaborasi dengan TRIO B.A.E dalam eksplorasi musik yang memadukan karakter jazz Jepang dan Indonesia. Tak kalah mencuri perhatian, trio jazz-hip hop asal Hungaria, Jazzbois, menjalani debut perdananya di Indonesia melalui panggung Gedebage Jazz Festival International 2026.

Kolaborasi budaya juga menjadi salah satu momen yang paling mendapat apresiasi dari penonton. Saung Angklung Udjo bersama Barry Likumahuwa and The Rhythm Service menghadirkan perpaduan musik etnis Sunda dengan sentuhan jazz modern yang memperlihatkan bagaimana tradisi dapat bertransformasi tanpa kehilangan identitasnya.

Center Director Summarecon Mall Bandung, Juni Hadi Hasan, mengatakan Gedebage Jazz Festival International merupakan bagian dari komitmen Summarecon Mall Bandung dalam menghadirkan pengalaman yang lebih dari sekadar pusat perbelanjaan.

“Kami ingin menjadikan Summarecon Mall Bandung sebagai lifestyle destination yang menjadi ruang bertemunya komunitas, kreativitas, hiburan, dan budaya bagi masyarakat. Gedebage Jazz Festival menjadi salah satu signature event yang tumbuh seiring perkembangan Bandung Timur sekaligus memperkuat posisi Gedebage sebagai pusat aktivitas kreatif baru di Kota Bandung,” ujarnya.

Semangat tersebut tercermin sepanjang festival berlangsung. Selain menikmati konser utama, pengunjung juga memadati berbagai program pendukung seperti Music Market, Live Jazz Corner, hingga Masterclass bersama Indra Lesmana & Sydney Reunion. Kehadiran program-program tersebut membuat festival tidak sekadar menjadi tempat menikmati konser, tetapi juga ruang bertemunya komunitas, pelaku industri musik, kreator, dan musisi muda yang saling berbagi inspirasi. Didukung Sawarga Courtyard yang terintegrasi dengan kawasan kuliner dan ritel, Gedebage Jazz Festival International 2026 menghadirkan pengalaman menikmati musik yang santai, hangat, dan dekat dengan penonton. Lebih dari sekadar konser, festival ini menjadi ruang pertemuan antara musik, budaya, komunitas, dan gaya hidup yang memperlihatkan bagaimana Bandung terus berkembang sebagai salah satu kota dengan ekosistem jazz yang dinamis di Indonesia.

spot_img
- Advertisement -spot_img